Category: Behel / Kawat Gigi

Kawat Gigi dengan Sentuhan Teknologi Digital

Kawat gigi digital merujuk pada penggunaan teknologi digital dalam perencanaan, pembuatan, dan pemasangan kawat gigi.

Teknologi ini melibatkan penggunaan pemindaian 3D, desain komputer, dan pencetakan 3D untuk membuat kawat gigi yang sesuai dengan struktur gigi pasien.

Kelebihan Perawatan Kawat Gigi Berbasis Digital

Kawat gigi digital menawarkan beberapa kelebihan yang signifikan dibandingkan dengan metode tradisional, diantaranya yaitu:

• Presisi yang Lebih Tinggi. Pencitraan 3D dan teknologi desain komputer memungkinkan pembuatan kawat gigi yang lebih presisi, sesuai dengan struktur gigi pasien. Ini menghasilkan perawatan yang lebih tepat dan hasil yang lebih akurat.

• Perencanaan yang Lebih Baik. Dokter gigi dapat merencanakan pergerakan gigi secara lebih terperinci dan akurat dengan menggunakan teknologi digital. Dokter gigi dapat memvisualisasikan hasil akhir dan membuat perubahan jika diperlukan sebelum perawatan dimulai.

• Kenyamanan Pasien. Kawat gigi digital sering kali menggunakan teknologi yang lebih modern dan material yang lebih nyaman bagi pasien. Ini bisa mengurangi ketidaknyamanan yang terkait dengan penggunaan kawat gigi konvensional.

• Pemantauan yang Lebih Baik. Dengan teknologi digital, pasien dan dokter gigi dapat memantau pergerakan gigi secara lebih teratur. Ini memungkinkan untuk menyesuaikan perawatan dengan lebih baik jika diperlukan.

• Proses Produksi yang Lebih Cepat. Teknologi pencetakan 3D memungkinkan pembuatan kawat gigi dengan lebih cepat daripada proses pembuatan manual. Hal ini dapat mengurangi waktu yang diperlukan untuk memulai perawatan.

• Kesesuaian yang Lebih Baik. Setiap kawat gigi dapat dirancang secara khusus sesuai dengan kebutuhan setiap pasien. Ini memungkinkan untuk menangani kasus-kasus ortodontik yang lebih kompleks dengan lebih efisien.

Secara keseluruhan, kawat gigi digital membawa teknologi canggih ke bidang ortodontik, menghasilkan perawatan yang lebih personal, presisi yang lebih tinggi, dan pengalaman yang lebih baik bagi pasien.

Pencitraan 3D dalam Perencanaan Perawatan Kawat Gigi

Pencitraan 3D memainkan peran kunci dalam perencanaan perawatan kawat gigi karena memungkinkan dokter gigi untuk mendapatkan gambar yang lebih detail dan lengkap tentang struktur gigi, rahang, dan kranium pasien. Beberapa teknologi pencitraan 3D yang digunakan dalam perencanaan perawatan kawat gigi termasuk:

  1. Tomografi Komputerisasi (CT) 3D
    CT scan memberikan gambaran yang sangat detail tentang struktur internal rahang dan gigi, memungkinkan dokter gigi untuk melihat lebih dalam dan merencanakan perawatan dengan presisi lebih tinggi.
  2. Pencitraan CBCT (Cone Beam Computed Tomography)
    Merupakan teknologi pencitraan yang canggih dan sangat berguna dalam perencanaan kawat gigi. CBCT memungkinkan dokter gigi untuk mendapatkan gambar tiga dimensi yang sangat rinci dari rahang, gigi, tulang, dan jaringan lunak di sekitarnya.
  3. Pemindaian Intraoral 3D
    Pemindaian intraoral memungkinkan dokter gigi untuk mendapatkan gambaran 3D dari mulut pasien dengan cepat dan nyaman. Ini membantu dalam merencanakan perawatan kawat gigi dengan melihat struktur gigi secara langsung.
  4. Pemodelan 3D
    Setelah mendapatkan data dari pemindaian, dokter gigi menggunakan perangkat lunak khusus untuk membuat model 3D dari rahang dan gigi pasien. Hal ini memungkinkan perencanaan yang lebih tepat dan visualisasi yang lebih baik untuk merancang perawatan kawat gigi yang sesuai dengan kebutuhan pasien.

Teknologi pencitraan 3D ini membantu dokter gigi untuk membuat perencanaan perawatan kawat gigi yang lebih akurat, meminimalkan risiko, dan memastikan hasil yang optimal bagi pasien.

Pencetakan 3D untuk Kawat Gigi

Model digital yang telah dirancang kemudian diubah menjadi file yang dapat dicetak. Proses pencetakan 3D menggunakan teknologi pencetakan yang menggunakan bahan yang sesuai, seperti logam atau polimer medis yang aman untuk digunakan dalam mulut.

Pencetakan 3D memberikan perubahan signifikan dalam industri perawatan kawat gigi, sehingga memungkinkan pembuatan perangkat kawat gigi yang lebih akurat, sesuai dengan struktur unik setiap pasien, dan mempercepat proses produksi. Hal ini juga memungkinkan perubahan dan penyesuaian yang lebih cepat jika diperlukan selama proses perawatan.


Meskipun tehnologi canggih ini bisa membantu pasien, tetaplah penting untuk teratur memeriksakan diri ke dokter gigi untuk evaluasi dan perawatan yang tepat.

Tentu yang paling utama adalah melakukan konsultasi awal dengan dokter gigi spesialis kawat gigi / orthodontist kepercayaan Anda.

Di IM Dental Specialist Clinic kami siap melayani anda mendapat senyum indah impian.
Yuk konsultasi ke klinik gigi IM Dental Specialist.

Segera hubungi nomor di atas laman ini untuk info lebih lanjut.

Manfaat Menggunakan Kawat Gigi

Kawat gigi merupakan prosedur umum dalam perawatan gigi dan mulut. Prosedur ini ternyata membawa banyak manfaat bagi pasien yang membutuhkannya. Apa saja?

Lebih Mudah dalam Membersihkan Gigi dan Mulut

Memperbaiki posisi gigi merupakan manfaat utama yang ingin didapatkan setiap orang yang mengenakan kawat gigi. Posisi gigi yang rapi tidak semata untuk estetika saja. Namun, dampaknya lebih dari yang kita duga.

Dengan memperbaiki posisi gigi, pasien akan lebih mudah menjaga kesehatan gigi dan mulutnya. Gigi yang berantakan cenderung lebih sulit untuk dibersihkan secara sempurna, misalnya saja jika ada sisa makanan di sela-sela gigi yang bertindihan.

Dengan demikian, resiko plak menumpuk dan gigi berlubang pun akan cenderung berkurang. Tentu hal ini juga perlu didukung dengan kebiasaan menggosok gigi secara rutin.

Mengurangi Gangguan Bicara

Perbaikan posisi gigi juga bisa memperbaiki aktivitas berbicara dan mengunyah makanan. Hal ini disebabkan karena posisi gigi yang buruk akan dapat mengganggu gerakan lidah dan mulut, sehingga menyebabkan gangguan saat berbicara serta mengunyah makanan.

Menghindari Temporomandibular Disorder

Beberapa orang berminat mengenakan kawat gigi karena memiliki maloklusi. Maloklusi adalah kondisi di mana gigi tumbuh tidak sejajar. Maloklusi bisa muncul dari kebiasaan di masa kecil seperti mengisap jempol.

Apabila terjadi maloklusi yang berat, sendi temporomandibular dapat terpengaruh, sehingga menyebabkan Temporomandibular Disorder atau Temporomandibular Joint Syndrome. Temporomandibular sendiri adalah sendi yang menghubungkan rahang dengan kepala.

Temporomandibular Disorder dapat menyebabkan rasa sakit di rahang, rasa sakit saat membuka mulut kesulitan mengunyah. Dengan menggunakan kawat gigi diharapkan maloklusi bisa segera ditangani dan untuk mencegah Temporomandibular Disorder menjadi lebih parah.

Menciptakan Senyum Indah

Alasan estetika juga menjadi salah satu manfaat yang bisa anda dapatkan setelah prosedur kawat gigi selesai. Diharapkan posisi rahang dan gigi anda akan menjadi lebih ideal dan sehat. Senyum anda pun akan menjadi lebih simetris dan lebih indah.

Mengatasi Masalah Gigitan yang Tidak Sempurna

Kawat gigi juga bermanfaat untuk mengatasi masalah dalam mengunyah makanan, seperti overbite, overjet, serta crossbite.

Overbite merupakan kondisi di mana gigi seri atas lebih maju daripada gigi seri bawah, sehingga lebih dari sepertiga gigi seri bawah tertutupi oleh gigi seri atas.

Overjet merupakan masalah gigi di mana gigi seri atas tampak lebih menonjol ke depan dari gigi seri bawah.

Sementara crossbite terjadi bila gigi atas menggigit di bagian dalam gigi bawah. Penggunaan kawat gigi akan memebantu mereduksi masalah tersebut.

Selain memahami manfaatnya, pasien juga perlu memahami resiko atau efek samping menggunakan kawat gigi, seperti:

Munculnya Rasa Nyeri

Ini adalah efek yang paling umum dirasakan saat anda mengenakan kawat tau behel gigi. Hal ini disebabkan adanya tekanan yang diberikan pada gigi, terutama di masa pemasangan dan masa penyesuaian.

Namun, anda tidak perlu sungkan untuk mengutarakan rasa nyeri yang anda hadapi kepada dokter gigi anda. Jika diperlukan, dokter gigi akan meresepkan obat antinyeri untuk memudahkan anda mengenakan kawat gigi.

Sariawan di Bibir dan Mulut Bagian Dalam

Bibir dan mulut bagian dalam yang berhadapan dengan kawat gigi biasanya akan mengalami gesekan yang bisa menimbulkan luka, lecet, atau sariawan. Hal ini lebih rentan terjadi di masa awal pemasangan kawat gigi, di mana mulut akan melakukan adaptasi dengan adanya behel.

Resorpsi Akar

Secara umum, resorpsi akar adalah pengrusakan atau penghancuran yang yang dapat menyebabkan kehancuran pada permukaan akar. Resorpsi bisa ditemukan apabila pasien telah lama mengunakan kawat gigi tanpa pemeriksaan rutin yang tepat. Itulah sebab mengapa menjadwalkan pemeriksaan rutin kawat gigi ke dokter gigi menjadi sangat penting.

Perubahan Warna Gigi

Perubahan warna gigi ini dipengaruhi dari sisa makanan yang tidak dibersihkan secara sempurna, sehingga tertinggal di sela-sela kawat gigi dalam waktu yang lama.

Alergi

Tidak menutup kemungkinan bahwa material pada kawat gigi bisa menyebabkan alergi pada pasien. Oleh karena itu penting bagi pasien untuk menginformasikan alergi apapun yang dimiliki kepada dokter gigi. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter gigi terkait resiko alergi dari masing-masing material dan memilih material yang paling rendah resiko alerginya.

Resiko Gigi Kembali seperti Semula

Memakai kawat gigi tidak serta merta membuat posisi gigi anda baik untuk selamanya. Formasi dan posisi gigi anda bisa saja kembali ke posisi semula sebelum anda mengenakan kawat gigi.

Hal ini bisa disebabkan karena tidak menjalani kontrol rutin selama pemakaian kawat gigi, serta tidak memakai retainer secara teratur setelah kawat gigi dilepas.

Menggunakan kawat gigi adalah prosedur yang sangat bermanfaat bagi pasien yang membutuhkannya. Namun, prosedur ini harus dilakukan profesional oleh dokter gigi spesialis kawat gigi/behel/orthodontist (drg Sp.Ort) guna meminimalisir segala efek samping yang mungkin timbul. IM Dental Specialist Klinik hadir untuk mendampingi anda melakukan prosedur kawat gigi.

Segera hubungi kami di nomor telepon di atas laman ini.

7 Langkah Penting Cara Merawat Kawat Gigi yang Benar

Kawat gigi atau behel menjadi pilihan banyak orang untuk merapikan susunan gigi. Namun, dibutuhkan perhatian ekstra untuk perawatannya. Pasalnya keberadaan kawat gigi justru menyebabkan makanan lebih mudah tersangkut dalam mulut. Jika tidak ditangani dengan benar, anda bisa saja terancam dengan masalah mulut berbau, penumpukan plak, hingga radang gusi.

Lantas, apa saja hal-hal yang perlu anda perhatikan untuk menghindari masalah-masalah tersebut? Berikut adalah tips merawat kawat gigi alias behel.

Gunakan Sikat Gigi yang Tepat

Bagi anda yang mengenakan kawat gigi, anda bisa menggunakan sikat gigi khusus. Sikat gigi khusus kawat gigi ini memiliki beberapa perbedaan dari sikat gigi biasa. Misalnya saja bentuk kepala sikat yang lebih kecil, serta memiliki potongan bulu berbentuk V, sehingga bulu di bagian tengah menjadi lebih pendek dibandingkan bagian pinggir. Desain ini bertujuan agar sikat gigi mampu menjangkau sela-sela antar gigi, maupun celah-celah yang terhalang karena kawat gigi.

Sikat gigi khusus kawat gigi juga memiliki bulu halu nan lembut untuk menyapu segala sisa makanan di permukaan gusi maupun sela-sela gigi dan kawat.

Selain itu, anda juga harus memperhatikan kondisi sikat gigi yang digunakan. Umumnya, sikat gigi bisa berfungsi secara optimal dalam jangka waktu dua hingga tiga bulan. Jangan lupa untuk mengganti sikat gigi secara berkala supaya kebersihan gigi terjaga dengan baik.

Perhatikan Cara Menyikat Gigi yang Benar

Tidak hanya alatnya saja yang perlu diperhatikan, melainkan cara menyikat gigi pada pengguna behel juga tidak bisa dianggap remeh. Mungkin pasien yang baru saja mengenakan kawat gigi akan merasakan kesulitan ketika menggosok gigi. Tapi cobalah untuk membiasakan diri menggosok gigi dengan cara yang benar, berikut ini.

Pertama-tama, berkumur dengan air terlebih dahulu untuk melunakkan sisa makanan dalam mulut. Pegang sikat gigi sejajar dengan sisi gigi. Untuk deretan gigi atas, sapu gigi dari arah atas ke bawah. Begitu pula sebaliknya, untuk deretan gigi bawah, sapu gigi dari arah bawah ke atas. Bersihkan satu sisi selama beberapa detik sebelum beralih ke sisi gigi lain.

Periksa kembali gigi anda untuk memastikan gigi telah dibersihkan dengan sempurna. Jika sudah selesai, jangan lupa untuk berkumur kembali hingga bersih. Jangan lupa untuk menyikat gigi setidaknya dua kali sehari atau setiap sesudah makan.

Pilih Pasta Gigi Khusus

Pasta gigi khusus pengguna kawat gigi umumnya mengandung zinc. Kandungan ini berfungsi sebagai anti bakteri untuk mencegah kemungkinan terjadinya infeksi maupun peradangan. Pasta gigi juga harus mengandung fluoride untuk mengembalikan mineral gigi yang hilang, juga untuk mencegah pertumbuhan bakteri yang bisa menyebabkan gigi berlubang. Jika diperlukan, anda juga bisa menggunakan obat kumur yang mengandung fluoride untuk perlindungan tambahan.

Coba Gunakan Dental Floss

Dental floss atau benang gigi khusus bisa menjadi alat tambahan untuk memaksimalkan proses pembersihan gigi. Bagi anda yang belum terbiasa menggunakannya, mungkin akan merasa sedikit kesulitan. Tapi tidak ada salahnya untuk berlatih menggunakan dental floss, dengan trik berikut ini.

Siapkan benang atau dental floss kira-kira sepanjang 50 cm, lalu kaitkan ujung benang ke jari telunjuk. Masukkan benang di antara gigi, lalu gesekan ke atas dan bawah. Setelah selesai, anda bisa mengeluarkan benang dan berlanjut ke celah gigi selanjutnya. Pastikan untuk tidak menggunakannya terlalu keras, supaya tidak menyebabkan iritasi pada gusi.

Gunakan Oral Irigator

Oral irrigator atau water flosser atau waterpik, merupakan sebuah alat yang bisa menyemprotkan air ke dalam mulut anda. Cukup dengan menekan tombol, maka air akan disemprotkan dengan tekanan yang stabil sehingga sisa makanan akan luruh. Alat ini cukup mudah digunakan. Anda bisa mendapatkannya di marketplace, kendati harganya cukup mahal. Jika anda belum nyaman menggunakan dental floss, maka oral irrigator ini bisa dijadikan pilihan.

Jaga Konsumsi Makanan dan Minuman

Selama anda menggunakan kawat gigi, sebaiknya hindari makan makanan yang keras untuk mencegah kawat gigi bergeser. Selain itu, hindari makanan lengket seperti permen karet, ketan, moci, dodol dan marshmellow, karena akan menyulitkan proses pembersihannya apabila tersangkut. Selain itu, makanan lengket juga memperbesar resiko penumpukan bakteri.

Tentu saja anda juga perlu meminimalisir makanan manis dan asam, sebagaimana cara merawat gigi pada umumnya. Hal ini untuk mencegah penumpukan plak, serta munculnya karies atau karang gigi. Minum air putih yang cukup juga penting dilakukan, untuk menyingkirkan sisa-sisa makanan di mulut.

Perawatan kawat gigi membutuhkan waktu yang cukup lama, yakni sekitar satu hingga tiga tahun. Oleh karena itu, konsisten dan disiplin dalam merawat kawat gigi adalah hal yang sangat penting bagi pasien.

Jika anda membutuhkan pendampingan dari ahli orthodonti, dapat menghubungi IM Dental Specialist Clinic untuk konsultasi kawat gigi /behel dan pemeriksaan gigi secara menyeluruh. Baik sudah mengenakan maupun belum mengenakan kawat gigi, anda bisa menghubungi nomor kami di atas halaman ini.

Bolehkan Memasang Kawat Gigi di Tukang Gigi?

Kawat gigi menjadi salah satu prosedur perawatan gigi yang populer. Banyak orang menginginkan kawat gigi untuk mendapatkan gigi yang lebih rapi.

Namun, tidak bisa kita pungkiri bahwa pemasangan kawat gigi membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Belum lagi dengan biaya perawatan selama dan sesudah pemasangannya. Hal inilah yang menyebabkan praktik pemasangan kawat gigi di tukang gigi marak dilakukan.

Alasan Memasang Kawat Gigi di Tukang Gigi

Seperti yang disebutkan sebelumnya, faktor ekonomi umumnya menjadi alasan utama pasien yang melakukan pemasangan kawat gigi di tukang gigi. Selain itu, mungkin saja pasien tidak memiliki akses menuju dokter gigi yang kompeten di daerahnya.

Di beberapa kasus lainnya, pasien memilih untuk mengenakan kawat gigi dengan alasan penampilan. Orang-orang ini menganggap kawat gigi adalah style dibandingkan perawatan medis, sehingga mereka merasa pemasangan oleh tukang gigi saja sudah cukup.

Jika anda memiliki alasan serupa, mohon baca artikel ini lebih lanjut untuk mendapatkan gambaran yang lebih mendalam.

Ruang Lingkup Tukang Gigi

Mari kita perlu merujuk pada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) nomor 39 tahun 2014, tentang pembinaan, pengawasan dan perizinan pekerjaan tukang gigi. Jadi, pekerjaan tukang gigi ini memang diakui dan tidak dilarang, walaupun memiliki keterbatasan ruang lingkup dalam praktiknya. Tukang gigi sendiri seharusnya memiliki izin tertulis, serta aktivitas yang diawasi oleh otoritas setempat.

Dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) nomor 39 tahun 2014, kewenangan tukang gigi adalah “membuat gigi tiruan lepasan sebagian dan/atau penuh yang terbuat dari bahan heat curing acrylic yang memenuhi ketentuan persyaratan kesehatan; dan memasang gigi tiruan lepasan sebagian dan/atau penuh yang terbuat dari bahan heat curing acrylic dengan tidak menutupi sisa akar gigi”.

Nah, bisa kita simpulkan dari peraturan tersebut bahwa tukang gigi tidak memiliki kewenangan dalam pemasangan kawat gigi. Namun, katakanlah ada seorang pasien yang telah melakukan prosedur pemasangan kawat gigi di tukang gigi, apa saja resiko yang berpotensi mengancam pasien tersebut?

Resiko Pemasangan Kawat Gigi di Tukang Gigi

Berikut adalah potensi masalah yang rentan dihadapi oleh pasien jika melakukan prosedur pemasangan kawat gigi di tukang gigi.

Sesi konsultasi yang tidak optimal

Sebelum melakukan prosedur pemasangan kawat gigi, perlu ada diskusi yang komprehensif antara pasien dan dokter gigi. Pembahasan ini terkait apakah pasien benar-benar membutuhkan kawat gigi atau tidak; macam kawat gigi yang cocok bagi pasien; dan pre-treatment apa saja yang perlu dijalani pasien.

Pre-treatment yang kurang tepat sasaran

Di beberapa kasus, pemasangan kawat gigi perlu diawali dengan proses pencabutan gigi untuk memberikan ruang yang cukup dalam mulut. Namun, treatment ini tidak bisa dipukul rata untuk semua orang. Tentu saja pihak yang berkompeten untuk memutuskan hal tersebut adalah dokter gigi spesialis kawat gigi/behel atau ortodontist.

Selain itu, jika anda memiliki karang atau lubang gigi, terbuka kemungkinan bahwa masalah-masalah tersebut perlu ditangani oleh dokter gigi. Jadi bisa kita simpulkan bahwa pemasangan kawat gigi tidak hanya sekedar ‘memasang’ namun bisa juga menjadi suatu prosedur yang sangat kompleks.

Pemasangan kawat gigi yang tidak sesuai fungsi

Perlu diingat bahwa tujuan utama kawat gigi adalah membuat posisi gigi menjadi teratur, sehingga anda bisa mengunyah, menggigit, berbicara dan tersenyum dengan nyaman dan presisi. Keseimbangan ini memperhitungkan posisi gigi, gusi, tulang rahang dan sistem pendukung lainnya.

Sementara itu di sudut pandang non-professional, fungsi kawat gigi hanya dilihat sebatas pada ‘gigi yang berjajar rapi’. Ya, gigi anda mungkin bisa terlihat rapi, tapi apakah gigi anda berada sesuai dengan posisi idealnya dan bisa menjalankan tugas sesuai dengan porsinya?

Di beberapa kasus, pasien tukang gigi mengalami kesulitan dalam mengunyah, berbicara atau bahkan mengatupkan mulutnya. Hal ini bisa semakin berbahaya jika anda paksakan dalam jangka waktu yang lama. Pasalnya engsel rahang anda bisa bermasalah, hingga mengalami dislokasi.

Rentan Infeksi

Infeksi di sini bisa terjadi karena beberapa hal. Pertama, mungkin karena tukang gigi tidak memiliki alat serta fasilitas sterilisasi yang mumpuni. Kedua, karena proses yang dilakukan tidak sesuai prosedur, sehingga menyebabkan luka atau pembengkakan di area mulut. Jika hal ini terjadi, perawatan medis selanjutnya bisa menjadi lebih mahal. Belum lagi rasa sakit yang dirasakan oleh pasien, yang dapat mengganggu aktivitas kesehariannya.

Apa yang harus dilakukan?

Jika anda sudah terlanjur memasang kawat gigi di tukang gigi, tidak perlu panik. Sekarang saatnya untuk memeriksakan diri anda ke dokter gigi spesialis behel.

Konsultasikan dengan dokter gigi spesialis kawat gigi mengenai situasi anda. Semakin cepat akan semakin baik, karena dokter gigi spesialis ortodonti/orthodontist bisa memiliki kesempatan lebih untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

IM Dental Specialist Clinic memiliki team dokter gigi spesialis dan tenaga kesehatan terpercaya serta berpengalaman selama belasan tahun. Kami ahli dalam bidang perawatan gigi, khususnya kawat gigi. Anda bisa menghubungi kami melalui nomor Whatsapp IM Dental Specialist Klinik kami.

Mengenal 6 Jenis Kawat Gigi yang Terbaik bagi Anda

Apakah anda sedang mempertimbangkan penggunaan kawat gigi?

Ya, kawat gigi memang bisa menjadi solusi untuk gigi yang tidak rata. Dengan demikian, anda juga bisa memperbaiki penampilan dan meningkatkan rasa percaya diri anda. Namun, tahukah anda bahwa ada beberapa macam kawat gigi yang bisa anda pilih?

Berikut adalah pilihan kawat gigi yang bisa anda pertimbangkan, sesuai dengan kondisi dan budget anda:

Kawat Gigi Konvensional

Merupakan jenis kawat gigi yang paling banyak dikenal masyarakat. Bagian utamanya terdiri dari bracket logam yang menempel dengan masing-masing gigi, kawat khusus (wire), serta karet elastis (elastic band) yang menghubungkan bracket dan kawat. Bracket logam-nya memiliki berbagai pilihan warna, sehingga bisa disesuaikan dengan selera anda.

Ciri khas kawat gigi ini adalah memberikan tekanan yang cukup kuat pada gigi, supaya gigi anda bisa bergerak sesuai dengan posisi idealnya. Oleh karena itu, kawat gigi konvensional cukup efektif dalam mengatasi masalah rahang dan gigi tidak rapi, bahkan untuk kasus yang cukup parah.

Namun pada sebagian orang, tekanan tersebut bisa menimbulkan rasa tidak nyaman hingga rasa sakit, terutama dalam proses mengunyah makanan. Anda mungkin anda mulai merasa berat saat menggerakan rahang anda, terutama di awal pemasangan. Selain itu, makanan juga rentan terselip di antara kawat ataupun bracket. Oleh karena itu, perlu perhatian ekstra untuk merawat dan membersihkannya.

Kawat Gigi Keramik

Kawat gigi keramik hampir serupa dengan kawat gigi konvensional. Namun sesuai dengan namanya, kawat gigi keramik menggunakan material keramik sebagai bracket-nya. Dengan keramik yang berwarna putih kekuningan, bracket terlihat menyatu dengan warna permukaan gigi, sehingga seolah-olah anda hanya mengenakan kawat saja. Alhasil, penampilan kawat gigi anda menjadi tidak terlalu mencolok.

Namun, bracket keramik ini rentan dengan perubahan warna, terutama jika anda sering mengkonsumsi kopi, teh, maupun merokok. Keramik juga lebih rentan rusak, sehingga anda perlu lebih berhati-hati dalam proses perawatannya. Selain itu, material keramik untuk bracket menimbulkan biaya lebih besar dibandingkan bracket logam biasa.

Kawat Gigi Lingual

Perbedaan utama kawat gigi lingual dengan kawat gigi lainnya adalah lokasi pemasangannya. Kawat gigi lingual dipasang di belakang gigi, atau permukaan gigi yang berhadapan dengan lidah. Kelebihannya, kehadiran kawat gigi ini tidak mengganggu penampilan anda.

Namun, pemasangan kawat gigi lingual bisa menyebabkan rasa tidak nyaman pada lidah, karena lidah berhadapan langsung dengan bracket kawat gigi. Pengguna kawat gigi lingual juga bisa mengalami perubahan artikulasi berbicara di awal masa pemasangan kawat gigi. Terkait dengan biaya, tentu biaya kawat gigi lingual lebih mahal dari kawat gigi biasa, karena proses pemasangannya yang lebih sulit.

Kawat Gigi Damon

Kawat gigi damon, bisa juga disebut kawat gigi self-ligating. Berbeda dengan kawat gigi konvensional yang menggunakan karet elastis, kawat gigi damon menggunakan klip khusus untuk menahan kawat pada bracket. Keberadaan klip ini membuat kawat gigi damon lebih nyaman digunakan dibanding kawat gigi konvensional. Sementara itu dari segi penampilan, kawat gigi damon tak jauh beda dari kawat gigi konvensional.

Kawat gigi damon memberikan pilihan bracket dari logam maupun dari keramik, sehingga bisa menyesuaikan preferensi anda. Kawat gigi damon juga lebih awet dan lebih minim perawatan, jika dibandingkan dengan kawat gigi konvensional.

Kawat Gigi Digital

Disebut kawat gigi digital bukan karena bentuknya berupa digital file, namun karena pembuatannya melalui proses digital. Kawat gigi digital merupakan upgrade dari kawat gigi damon. Salah satu brand ternama yang mengeluarkan kawat gigi digital adalah Insignia.

Sentuhan digital pada kawat gigi ini dimulai dari proses pemindaian gigi secara digital, proses pembuatan bracket dan kawat gigi, simulasi pergerakan gigi dari waktu ke waktu, hingga simulasi hasil akhir yang diharapkan. Kawat gigi digital dibuat secara custom, sehingga bisa menyesuaikan kondisi gigi masing-masing pasien. Hasil yang diberikan bisa 7-8 bulano lebih cepat dibandingkan kawat gigi damon, karena tingkat efektivitasnya yang lebih baik.

Clear Aligner

Clear aligner menjadi tren anak muda saat ini. Penggunaannya tidak mengganggu penampilan, sehingga banyak diminati banyak orang. Selain itu, clear aligner juga nyaman dikenakan, karena bisa anda lepas-pasang sewaktu makan maupun menyikat gigi.

Berbeda dengan lima jenis kawat gigi di atas, clear aligner hanya bisa digunakan untuk kasus gigi yang ringan. Hal ini dikarenakan tekanan yang diberikan clear aligner tidak sebesar tekanan yang diberikan kawat gigi konvensional. Clear aligner sendiri harus dipasang minimal 22 jam sehari agar memberikan tekanan yang optimal pada gigi.

Nah, sebelum anda mengambil keputusan, penting bagi anda untuk benar-benar memahami perbedaan keenam kawat gigi di atas. Selain mempelajarinya, tentu anda juga perlu berkonsultasi dengan dokter gigi spesialis behel / kawat gigi / orthodonti / orthodontist sebagai pihak yang berpengalaman dalam kegiatan perawatan gigi.

Ingat ya, harus ditangani oleh dokter gigi yang sudah spesialis kawat gigi (orthodontist) dengan gelar drg…Sp.Ort)
Dokter gigi yang belum spesialis atau spesialis yang bukan kawat gigi tidak mempunyai kemampuan untuk merawat behel.

Bersama dokter gigi spesialis ortodonti/ orthodontis pilihan kami di klinik gigi I’m dental specialist , kami mengajak anda untuk mengetahui kondisi sebenarnya dari gigi anda. Berdasarkan hasil studi yang intensif, kami akan merekomendasikan pilihan perawatan gigi yang terbaik, dengan mempertimbangkan preferensi anda pula sebagai pengguna. Segera hubungi nomor di bawah untuk konsultasi pertama anda bersama kami.

Sumber referensi:
https://hellosehat.com/gigi-mulut/ortodonti/jenis-kawat-gigi/
https://www.alodokter.com/kenali-jenis-jenis-kawat-gigi
https://kidzdental.co.id/2017/07/behel-canggih-kekinian-insignia/

Merapikan Gigi dengan Clear Aligner

Gigi rapi merupakan dambaan semua orang. Namun, sebagian kalangan perlu melakukan usaha ekstra untuk memperbaiki susunan giginya.

Cara yang paling dikenal adalah dengan menggunakan behel atau kawat gigi. Namun, kawat gigi memberikan efek samping yang kurang menyenangkan, seperti mengganggu penampilan penggunanya.

Mengenal Clear Aligner

Clear Aligner bisa menjadi salah satu pilihan jika anda enggan mengenakan kawat gigi. Clear aligner berbentuk seperti cangkang dari susunan gigi anda, yang terbuat dari plastik transparan medical grade, atau BPA (Bisphenol A) -free, atau bisa juga disebut clear semi-elastic polyurethane aligner. Clear aligner umumnya dibuat dalam satu pasang atau satu set, yakni untuk susunan gigi atas dan gigi bawah.

Perawatan clear aligner lebih disarankan untuk pasien yang memiliki permasalahan gigi ringan maupun sedang. Misalnya untuk merapikan gigi renggang atau gigi yang kurang rapi. Sementara itu, kondisi gigi yang lebih parah, clear aligner dirasa kurang dalam memberikan daya tekan pada gigi, sehingga hasilnya menjadi kurang optimal.

Cara Kerja Clear Aligner

Pertama-tama, anda perlu berkonsultasi dengan dokter gigi spesialis kawat gigi / behel / orthodontist untuk mengetahui apakah clear aligner adalah perawatan yang cocok untuk anda. Silahkan menghubungi kontak IM Dental Specialist di bawah ini untuk konsultasi pertama anda!

Apabila perawatan clear aligner dirasa tepat untuk anda, maka langkah selanjutnya adalah mencetak gigi secara digital / scan gigi.

Pengambilan cetakan gigi secara digital / scanning gigi lebih akurat dan presisi dibandingkan dengan cetakan gigi secara manual memakai bahan cetakan gigi. Dan pastinya akan berpengaruh terhadap hasil yang lebih bagus.

Klinik gigi IM Dental Specialist telah menggunakan digital dentistry / scanner gigi / dental scanner lebih dari 5 tahun.

Dokter gigi spesialis behel akan mempelajari hasil scan cetakan gigi anda dan akan membuat rencana perawatan gigi.

Dokter gigi spesialis kawat gigi akan menunjukkan hasil scan gigi dan hasil akhir gigi. Pasien dapat melihat hasil akhir gigi yang sudah bagus.

Pasien akan diberikan beberapa pasang clear aligner, beserta timeline rencana penggunaan masing-masing set clear aligner. Biasanya clear aligner akan diganti setiap dua minggu. Namun penggantiannya tidak selalu dalam satu set, melainkan dilihat dari kondisi gigi anda. Misalnya saja jika gigi atas anda lebih bermasalah, bisa jadi penggantian clear aligner-nya lebih sering dibandingkan clear aligner gigi bawah.

Clear aligner ini perlu dipakai minimal 20 jam setiap harinya. Di waktu makan, anda bisa melepas clear aligner ini, untuk meminimalisir adanya makanan yang terselip di clear aligner anda.

Lantas bagaimana cara clear aligner memberikan dampak pada gigi anda?

Pada dasarnya clear aligner akan menekan dan mengarahkan gigi anda ke arah tertentu, sesuai dengan cetakannya. Diperkirakan setiap minggunya gigi akan bergerak sejauh 0.255 milimeter. Jika anda konsisten, akumulasi pergerakannya akan cukup untuk merapikan gigi anda.

Namun sebelum menggunakan clear aligner, mungkin saja anda perlu melakukan perawatan pendahuluan, seperti scaling gigi. Scaling artinya pembersihan gigi. Hal ini tergantung pada kondisi gigi anda saat ini, perlu dilakukan tindakan scaling atau tidak.

Kelebihan Clear Aligner

Penggunaan clear aligner memiliki berbagai kelebihan, diantaranya yaitu:

– Low maintenance alias membutuhkan perawatan yang mudah. Dibandingkan dengan prosedur kawat gigi, perawatan clear aligner cenderung lebih sederhana. Misalnya saja untuk membersihkan clear aligner, anda hanya membutuhkan air bersih.
-Tidak perlu sering kontrol ke dokter gigi. Bagi anda yang terlalu sibuk untuk meluangkan waktu rutin ke dokter gigi, maka clear aligner bisa menjadi salah satu solusinya. Di sesi awal, pasien akan langsung mendapatkan beberapa pasang clear aligner sekaligus, sehingga anda tidak perlu bolak-balik kontrol untuk mengganti set aligner.
-Hasil bisa dilihat dalam dalam waktu singkat, yakni sekitar tiga sampai enam bulan saja.
-Rasa nyeri yang dihasilkan lebih sedikit, jika dibandingkan dengan pemasangan kawat gigi.
-Tidak mengganggu penampilan. Karena warnanya yang transparan, pasien dapat tetap berbicara dan tersenyum dengan percaya diri.
-Nyaman untuk digunakan sehari-hari.
-Tidak memerlukan pencabutan gigi, seperti pada prosedur pemasangan kawat gigi.
-Kebersihan gigi dapat tetap terjaga dengan baik.

Karena saat clear aligner dilepas, anda memiliki kesempatan untuk menyikat gigi maupun menggunakan flossing, untuk membersihkan sela-sela gigi anda.

Selain kelebihan, clear aligner juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu anda pertimbangkan, seperti:

-Clear aligner terbatas untuk masalah gigi ringan hingga sedang. Gigi tonggos misalnya, tidak disarankan untuk menggunakan clear aligner.
-Harga clear aligner cenderung lebih mahal dari biaya pemasangan kawat gigi.
-Hasil yang didapat sangat berpengaruh dari seberapa disiplinnya anda menggunakan clear aligner. Jadi, pastikan anda memiliki motivasi yang cukup sebelum memulainya.

Perawatan Setelah Clear Aligner

Setelah menggunakan clear aligner selama beberapa bulan, bisa jadi anda juga perlu menggunakan retainer. Retainer berfungsi untuk menjaga posisi gigi agar tetap di dalam posisi idealnya. Dengan kata lain, retainer berperan untuk mencegah posisi gigi anda kembali lagi ke posisi lama sebelum menggunakan clear aligner.

Retainer umumnya hanya terdiri dalam satu set, dan bisa digunakan dalam jangka waktu tertentu, tergantung kondisi gigi.

Berminat untuk memperbaiki susunan gigi anda? Klinik IM Dental Specialist siap membantu anda mendapatkan senyum impian anda. Segera hubungi kontak di bawah ini untuk konsultasi pertama anda bersama kami.

Kawat Gigi dengan Teknologi Digital

Zaman semakin maju, demikian pula dengan teknologi dalam kesehatan gigi. Salah satu inovasinya bisa kita lihat dalam proses pembuatan kawat gigi.

Tahukah anda jika saat ini kawat gigi bisa diproduksi secara digital? Mari kita intip teknologinya.

Bagaimana Proses Kawat Gigi Dibuat?

Dahulu, dokter gigi perlu membuat cetakan negatif dari gigi anda. Caranya dengan menaruh adonan di permukaan gigi anda, sampai adonan tersebut mengeras dengan sendirinya. Dari cetakan tersebut, dokter gigi akan mempelajari susunan gigi yang diinginkan dan memperkirakan pergerakan gigi anda nantinya.

Sedangkan untuk hasilnya, kawat gigi konvensional umumnya dibuat dengan bahan metal atau logam. Bahan ini memberikan sensasi penekanan yang cukup terasa bagi penggunanya. Tak jarang juga pengguna kawat gigi konvensional yang merasa kesusahan saat mengunyah makanan.

Sentuhan Digital dalam Pembuatan Kawat Gigi

Dengan bantuan teknologi, kini dokter gigi bisa lebih mudah dalam menangani pasien-pasiennya. Peran teknologi dalam pembuatan kawat gigi bisa kita temui dalam proses:

Pemindaian gigi. Jika sebelumnya dokter gigi perlu membentuk cetakan negatif gigi dari adonan, kini dokter gigi hanya perlu menggunakan dental scanner digital untuk mengetahui bentuk dan celah gigi anda.

Simulasi pergerakan gigi serta. Dahulu dokter gigi perlu memperkirakan kedua hal tersebut. Namun ini, visualisasinya bisa semakin jelas dengan menggunakan simulasi digital dari hasil dental scanner. Dengan demikian, penanganan gigi anda akan menjadi lebih terarah.

Gambaran hasil yang diinginkan. Tak hanya dokter gigi, kini pasien juga bisa melihat prediksi hasil akhir susunan gigi yang diinginkan, termasuk hasil senyuman yang akan didapat nantinya. Hal ini biisa anda dapatkan melalui simulasi digital dalam program komputer.

Pencetakan kawat gigi. Dengan bantuan teknologi, kawat gigi bisa dicetak dengan menggunakan 3D printer, sehingga pengerjaannya bisa lebih cepat. Ukuran dan bentuk yang dihasilkan pun bisa menjadi lebih presisi. 

Nah mari kita mengenal beberapa jenis kawat gigi yang bisa dibuat dengan bantuan teknologi digital:

Kawat Gigi Self Ligating

Disebut juga dengan kawat gigi damon. Sepintas kawat gigi damon terlihat mirip dengan kawat gigi konvensional. Yang membedakannya adalah kawat gigi damon tidak menggunakan karet elastis, melainkan menggunakan klip khusus. Karena tidak ditahan oleh karet, kawat gigi jenis ini lebih mudah bergerak untuk memperbaiki kondisi gigi anda. Oleh karena itu, kawat gigi ini disebut dengan self-ligating system.

Mekanisme pergeseran unik yang minim gesekan dan rasa sakit ini memungkinkan pergerakan gigi yang lebih natural. Hal ini membawa beberapa manfaat bagi pengguna kawat gig damon. Diantaranya adalah :

Mampu meminimalisir gesekan, lebih higienis, tidak memerlukan proses pencabutan gigi, jangka waktu pemakaian yang lebih singkat, serta lebih nyaman digunakan. Pilihan bracket-nya juga beragam, mulai dari bracket transparan hingga bracket keramik. Pemeriksaan rutin bagi pengguna kawat gigi damon juga tak sesering pengguna kawat gigi konvensional.

Saat ini, anda bisa mendapatkan kawat gigi damon yang didesain khusus secara digital. Dokter gigi anda akan melakukan pemeriksaan dengan bantuan teknologi digital hingga mendapatkan simulasi hasil senyuman yang akan anda dapatkan nantinya.

Dengan digitalisasi pembuatan kawat gigi damon ini, maka persiapan dan perencanaan perawatan gigi anda akan menjadi lebih matang, sehingga adjustment di tengah durasi pemakaian kawat gigi tidak terlalu banyak. Proses yang lebih efisien inilah yang menyebabkan kawat gigi damon bisa memberikan hasil yang lebih cepat dibandingkan kawat gigi konvensional.

Clear Aligner

Walaupun bentuknya berbeda, aligner memiliki manfaat yang mirip dengan kawat gigi konvensional. Clear aligner berbentuk seperti cangkang gigi tranparan, yang bisa anda pasang dan lepas dengan mudah. Clear aligner juga kini banyak digemari anak muda karena penggunaannya yang tidak mengganggu penampilan.

Clear aligner dibuat secara digital dengan mempelajari susunan gigi pasien secara digital pula. Bahkan di beberapa fasilitas yang lebih canggih, data digital ini bisa dikembangkan hanya dengan foto dari rongga mulut pasien. Setelah itu, data digital melalui software khusus akan dibuat aligner. Selanjutnya dokter gigi akan mempelajari lama waktu serta berapa kali clear aligner perlu diperbarui nantinya.

Memiliki banyak peminat, kini anda bisa menemukan clear aligner dijual bebas di pasaran. Namun jangan sembarangan, bentuk clear aligner tersebut belum tentu cocok dengan formasi gigi anda. Pastikan untuk konsultasi ke dokter gigi spesialis orthodonti terlebih dahulu sebelum mendapatkan clear aligner. Clear aligner yang bagus juga umumnya tidak mengandung BPA serta produsennya telah mendapat sertifikasi dalam skala intrenasional.

Berminat untuk memperbaiki susunan gigi anda? Klinik I’m dental specialist siap membantu anda mendapatkan senyum impian anda. Didukung dengan teknologi terkini dan tenaga medis professional yang mumpuni, kami akan membantu anda mendapatkan penampilan gigi sehat nan menawan yang anda inginkan. Segera hubungi kontak di bawah ini untuk konsultasi pertama anda bersama kami.

Sumber referensi:

https://www.suara.com/health/2019/10/30/130000/makin-modern-perawatan-gigi-digital-ini-bikin-senyum-anda-makin-mempesona?page=all

https://www.liputan6.com/lifestyle/read/4064199/solusi-merapikan-gigi-dengan-teknologi-clear-aligner

https://hellosehat.com/gigi-mulut/perawatan-gigi/jenis-kawat-gigi/

https://kidzdental.co.id/2017/07/behel-canggih-kekinian-insignia/

https://klinikjoydental.com/behel-damon-behel-canggih-minim-rasa-sakit/

https://today.line.me/id/v2/article/3R9JpP

Penggunaan Kawat Gigi Pada Orang yang Memiliki Gigi Kecil

Apakah anda merasa gigi anda kurang rapi?

Apakah anda tertarik menggunakan kawat gigi?

Jangan merasa kecil hati, karena sah-sah saja untuk mengenakan kawat gigi untuk merapikan susunan gigi anda.

Kawat gigi bekerja dengan memberikan tekanan pada gigi anda, sehingga posisi gigi anda menjadi lebih teratur. Anda bisa bertemu dengan ortodontis terbaik kami melalui IM Dental Specialist Clinic untuk berkonsultasi lebih lanjut terkait pemasangan kawat gigi.

Namun, bagi anda yang memiliki gigi yang berukuran kecil mungkin bertanya-tanya: Apakah prosedur pemasangan kawat gigi bisa diaplikasikan untuk anda? Mari kita simak pembahasan berikut ini!

Tantangan dalam Memasang Kawat Gigi untuk Gigi Kecil

Istilah medis untuk gigi kecil yang abnormal adalah microdontia. Bisa berupa gigi yang terlalu pendek, atau gigi yang terlalu ramping, atau bisa juga kombinasi keduanya. Ada orang yang memiliki hanya satu gigi kecil, dan ada pula yang keseluruhan giginya termasuk kecil.

Umumnya, pemasangan kawat gigi untuk gigi kecil membutuhkan usaha yang lebih kompleks daripada gigi ukuran normal. Mengapa? Karena ortodontis perlu memberikan perhatian ekstra terhadap hasil yang akan didapatkan nantinya.

Apakah kawat gigi bisa membuat tampilan gigi lebih proposional? Apakah kawat gigi bisa membuat penampilan gigi anda sesuai dengan bentuk wajah dan rahang anda? Jawabannya tergantung pada kondisi gigi anda.

Pun jika anda bisa memasang kawat gigi, ada jenis kawat gigi yang dapat anda pilih, yaitu lingual braces atau kawat gigi lingual. Kawat gigi jenis ini menaruh bracket di permukaan gigi yang menghadap lidah.

Keuntungannya, penampilan anda jadi tak terganggu karena kawat gigi anda yang hampir tak terlihat. Namun, bagi anda yang memiliki gigi kecil, hal ini menjadi lebih sulit. Permukaan di sisi dalam gigi biasanya lebih sempit daripada sisi depan, di mana gigi anda sendiri ukurannya sudah relatif kecil, sehingga semakin sulit untuk dipasangi bracket kawat gigi.

Tantangan lainnya dalam memasang kawat gigi adalah jika anda memiliki gigi-gigi yang terlalu ramping, atau disebut juga dengan peg lateral. Gigi yang terlalu ramping ini umumnya memiliki jarak antar gigi. Jika kawat gigi benar-benar dibutuhkan dalam kasus ini, maka dibutuhkan treatment tambahan untuk mengisi sela-sela gigi anda sehingga pergeseran gigi tidak terlalu jauh.

Alternatif Perawatan Gigi untuk Pemilik Gigi Kecil

Kemajuan teknologi membuat kawat gigi semakin berevolusi. Warna bracket dan kawat yang sesuai juga bisa membantu keberadaan kawat gigi anda mejadi tidak terlalu menonjol. Jadi bagi anda yang bergigi kecil, usahakan untuk menaruh perhatian pada ukuran dan warna kawat gigi yang dipilih.

Tak hanya kawat gigi, anda yang memiliki gigi kecil juga masih bisa menempuh beragam cara lainnya untuk bisa mendapatkan senyum sehat nan menawan. Apa saja pilihannya?

Gum Reshaping

Prosedur pemasangan Kawat gigi perlu dilakukan gum reshaping pada beberapa kasus dimana gigi anda menjadi terlihat lebih kecil karena gusi anda menutupi lebih banyak area gigi dari yang seharusnya. Jika benar ini yang terjadi, biasanya anda akan disarankan untuk menempuh prosedur gum reshaping. Gum reshaping atau pembenahan bentuk gusi, terdiri dari rangkaian trimming dan recontouring gusi. Dengan demikian, permukaan gigi anda akan lebih banyak terlihat.

Dental Bonding

Dental bonding umumnya terbuat dari resin atau composite material untuk mengisi ‘ruang kosong’ di antara atau di atas gigi anda. Dental bonding bisa dibentuk sedemikian rupa dan warnanya bisa menyerupai warna gigi anda. Bisa digunakan bagi anda yang memiliki gigi yang ramping, kecil maupun pendek, sehingga susunan gigi anda bisa terlihat lebih rapi.

Dental Crown

Pilihan lainnya untuk menyiasati penampilan gigi kecil adalah dengan menggunakan dental crown alias mahkota gigi buatan. Mahkota gigi ini dipasang di bagian gigi anda yang tergolong pendek, sehingga berukuran lebih proporsional. Prosedur ini lebih cocok apabila anda hanya memiliki satu atau dua gigi pendek. Namun perlu diketahui jika memasang dental crown ini mungkin terasa sedikit lebih rumit di awalnya.

Prosedur pemasangan kawat gigi untuk gigi berukuran kecil sebenarnya bisa saja dilakukan, asalkan kondisi gigi anda memungkinkan. Di beberapa kasus, mungkin anda akan mendapatkan rekomendasi perawatan lain yang lebih sesuai dengan kebutuhan anda.

Untuk konsultasi pertama, silahkan hubungi kami di IM Dental Specialist Clinic pada kontak ini.

Sumber referensi
https://dentalhealthsociety.com/braces/braces-on-small-teeth-do-they-work-what-do-they-look-like/

Mengenal Prosedur Pemasangan Kawat Gigi atau Behel

Anda pasti setuju jika kerapian gigi menjadi salah satu poin penting dalam penampilan. Tak heran jika banyak orang berusaha untuk memperbaiki susunan gigi mereka melalui prosedur pemasangan kawat gigi atau behel. Apakah anda salah satunya?

Terbukti, kawat gigi memang bisa menjadi salah satu solusi untuk memperbaiki susunan gigi. Namun sebelum melakukannya, sebaiknya anda memahami prosedur dan cara kerja kawat gigi/behel terlebih dahulu.

Memahami Prosedur Pemasangan Kawat Gigi

Pertama-tama, jangan sampai anda salah tempat dalam memilih klinik gigi spesialis pemasangan kawat gigi, karena akibat yang ditimbulkan bisa sangat fatal. Apabila behel dipasang sembarangan, kawat gigi justru bisa menimbulkan berbagai masalah, seperti gigi berlubang, keluarnya akar gigi dari gusi, pembengkakan gusi hingga gigi goyang dan terlepas.

Oleh karena itu, pilihlah klinik spesialis gigi yang memiliki jajaran ortodontis professional. Ortodontis sendiri adalah sebutan untuk dokter gigi yang mengambil spesialisasi khusus di bidang ortodonti atau bidang studi estetika posisi gigi, rahang dan wajah.

Salah satu pilihan klinik gigi terpercaya yang bisa anda pilih adalah klinik gigi IM Dental Specialist Clinic yang telah memberikan pelayanan gigi dan mulut selama lebih dari 15 tahun.

Klinik gigi IM Dental Specialist Clinic didukung oleh dokter gigi professional dengan peralatan berteknologi digital dan modern, untuk membantu anda mendapatkan perawatan gigi terbaik.

Secara garis besar, berikut adalah tahapan proses pemasangan kawat gigi:

• Ortodontis/ dokter gigi spesialis kawat gigi akan mempelajari kondisi pasien terlebih dahulu. Biasanya dokter gigi akan mengambil foto rontgen dari mulut pasien.

• Kemudian dokter gigi akan memasangkan bracket dan kawat gigi. Proses ini akan memakan waktu sekitar 20 hingga 30 menit, tergantung dari kondisi gigi pasien.

Kawat gigi / behel bekerja dengan memberikan tekanan terhadap gigi agar berubah posisinya, sesuai posisi yang diharapkan. Perubahan ini hanya akan terjadi apabila ada tekanan konstan pada gigi. Oleh karena itu, konsistensi sangat dibutuhkan dalam perawatan kawat gigi.

Cara Merawat Kawat Gigi / Behel

Setelah selesai dengan prosedur pemasangan kawat gigi/behel, jangan  lupa untuk selalu menjaga kebersihan gigi dan mulut. Terkadang, sisa makanan bisa terselip diantara kawat dan gigi. Oleh karena itu, mari kita simak tips merawat kawat gigi berikut ini.

Menyikat gigi dengan cara yang benar

Sikat gigi yang efektif biasanya memakan waktu sekitar dua menit, untuk memastikan semua permukaan gigi sudah terjangkau dengan baik. Tak kalah penting, lakukan sikat gigi minimal dua kali sehari yakni setelah sarapan dan sebelum tidur malam.

Menggunakan Benang Gigi

Untuk mendapatkan kebersihan ekstra, anda juga bisa menggunakan kawat gigi alias dental floss. Tujuannya sebagai bantuan tambahan untuk melepaskan sisa makanan yang menempel di sela kawat dan gigi, yang belum mampu terjamah oleh sikat gigi.

Memperhatikan Makanan dan Minuman yang Dikonsumsi

Selama mengenakan kawat gigi, usahakan untuk menghindari makanan dengan tekstur keras ataupun lengket, yang bisa mengganggu posisi kawat gigi. Di kondisi yang parah, makanan yang keras atau lengket bahkan bisa membuat bracket kawat gigi terlepas. Makanan dan minuman yang manis atau asam juga sebaiknya diminimalisir karena bisa mengikis enamel gigi.

Rutin Check Up ke Ortodontis

Melakukan pemeriksaan secara rutin perlu dilakukan supaya ortodontis bisa melakukan evaluasi progress dari behel .Di sesi rutin ini, dokter gigi juga bisa melakukan pembersihan gigi, mengganti karet pada kawat gigi, atau mengoleskan kembali lem bracket jika diperlukan.

Buat jadwal berkala dengan klinik gigi yang anda percaya untuk mempermudah proses checkup. Namun apabila tiba-tiba anda memiliki keluhan dengan kawat gigi tersebut, sebaiknya jangan tunda untuk memeriksakan diri ke dokter gigi.

Pemasangan kawat gigi/behel gigi memang menjadi prosedur yang menjanjikan untuk memperbaiki posisi gigi anda. Dengan penanganan yang tepat, semua orang bisa mendapatkan susunan gigi rapi nan indah.

Jadi, apakah anda tertarik dengan prosedur pemasangan kawat gigi? Apakah anda sedang mencari klinik gigi terpercaya sebagai solusi perawatan gigi anda?

Klinik gigi IM Dental Specialist Clinic hadir dengan menawarkan deretan dokter gigi dan dokter gigi spesialis professional yang siap sedia membantu anda. Segera hubungi nomor telepon ini untuk informasi lebih lanjut. Atau, segera kunjungi klinik kami untuk sesi pemeriksaan pertama.

Sumber referensi:

  • https://www.alodokter.com/perlukah-menggunakan-kawat-gigi
  • https://www.gooddoctor.co.id/hidup-sehat/info-sehat/manfaat-kawat-gigi-atau-behe/
  • https://www.halodoc.com/artikel/4-tips-merawat-kawat-gigi
  • https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3633988/untuk-pemula-ini-tips-merawat-gigi-dengan-behel
  • https://hellosehat.com/gigi-mulut/perawatan-gigi/cara-merawat-kawat-gigi-di-rumah/
  • https://www.honestdocs.id/benang-gigi-bagi-pengguna-behel
  • https://www.sehatq.com/artikel/tips-menjaga-kebersihan-behel-gigi
  • https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20151216165501-255-98690/apa-bahayanya-kalau-pasang-kawat-gigi-sembarangan
  • https://hellosehat.com/gigi-mulut/perawatan-gigi/proses-pasang-behel-kawat-gigi/
  • https://dentaluniverseindonesia.com/cara-kerja-behel-gigi/

5 Manfaat Penggunaan Kawat Gigi Behel dan Perawatannya

Bagi sebagian orang, kerapian gigi memainkan peran yang besar terhadap rasa percaya diri. Namun sayangnya, tidak semua orang memiliki susunan gigi rapi secara alami. Sebagian orang perlu melakukan upaya tambahan, misalnya dengan memasang kawat gigi atau behel.

Manfaat pemasangan kawat gigi behel secara umum, pemasangan kawat gigi dilakukan untuk mengatasi kondisi gigi berikut:

Memperbaiki Susunan Gigi

Tujuan utama pemasangan kawat gigi behel adalah untuk memperbaiki susunan gigi. Misalnya, apabila jarak gigi terlalu renggang atau susunan gigi yang menumpuk. Bisa juga karena gigi bagian depan pada rahang atas yang tumbuh terlalu ke depan atau ke belakang. Susunan gigi yang berantakan atau tidak normal ini disebut dengan maloklusi gigi.

Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Susunan gigi yang kurang rapi sering kali berkaitan dengan rasa percaya diri seseorang, terutama saat berbicara. Bahkan di beberapa kasus yang parah, hal ini bisa mempengaruhi cara bicara seseorang. Akibatnya orang yang memiliki gigi yang tidak rapi terkadang tidak percaya diri ketika diminta berbicara di muka umum, atau ketika bertemu dengan orang baru. Secara psikologis orang tersebut bisa merasa lebih rendah diri. Tentu hal ini bisa berdampak negatif, khusunya dari sisi karir maupun sosialisasi.

Meningkatkan Kebersihan Gigi

Susunan gigi yang tidak rapi ternyata bisa menyebabkan sisa makanan tak bisa dibersihkan dengan sempurna. Muncul lekukan-lekukan yang mungkin tak bisa terjamah oleh sikat gigi, akibat gigi yang menumpuk atau berdesakan. Alhasil hal ini akan meningkatkan resiko munculnya plak gigi, gigi berlubang, hingga bau mulut. Oleh karena itu perbaikan susunan gigi perlu dilakukan.

Memperbaiki Posisi Rahang

Efek lainnya dari susunan gigi yang tidak rapi adalah tidak selarasnya bentuk rahang. Akibatnya, terjadi kesulitan menggigit atau mengunyah. Hasil mengunyah yang tidak optimal ini bisa berpengaruh ke sistem pencernaaan selanjutnya.

Prosedur Pemasangan Kawat Gigi

Perlu diperhatikan bahwa kawat gigi hanya boleh dilakukan oleh seorang ortodontis. Ortodontis adalah seorang dokter gigi yang telah mengambil spesialisasi khusus di bidang ortodonti, yakni bidang yang mempelajari estetika posisi gigi, rahang dan wajah.

Di sesi awal konsultasi, ortodontis atau dokter gigi spesialis kawat gigi akan menelaah kondisi gigi dan mulut anda. Termasuk diantaranya adalah pengambilan foto rontgen, serta meminta anda untuk mengigit bahan tertentu guna membentuk cetakan gigi dan rahang. Selanjutnya proses pemasangan gigi pun akan dilakukan.

Perawatan Kawat Gigi

Gigi dengan behel atau kawat gigi membutuhkan perawatan khusus.
Berikut diantaranya:

• Gunakan Alat Pembersih Gigi Khusus
Sikat gigi yang memiliki kepala sikat yang lebih kecil. Bulu sikat juga lebih halus, serta bagian tengah bulu sikat cenderung menjorok ke dalam. Sikat gigi khusus ini membantu untuk membersihkan sisa-sisa makanan di sela-sela kawat.

Selain itu, sebaiknya anda juga menggunakan pasta gigi khusus yang mengandung bisa bobol. Kandungan ini berfungsi mencegah radang gusi akibat pemasangan kawat gigi. Dental floss atau benang gigi juga sangat disarankan untuk mengangkat sisa-sisa makanan yang masih tersangkut diantara kawat dan gigi. Tak lupa gunakan obat kumur anti bakteri tanpa alkohol untuk membuat mulut anda terasa segar.

• Bersihkan Gigi dengan Cara yang Benar
Sebagaimana cara menjaga kebersihan gigi secara umum, jangan lupa untuk menyikat gigi setidaknya selama dua menit, minimal dua kali sehari.

Pertama-tama sikat gigi dengan cara memutar dari bagia depan, kemudian beralih ke bagian samping kanan dan kiri. Sikat gigi di rahang atas yang menghadap ke bawah dengan gerakan maju mundur. Sedangkan gigi di rahang bawah disikat dengan arah ke luar mulut. Sikat dengan teliti agar semua permukaan dan celah gigi bebas dari sisa makanan.

• Jaga Konsumsi Makanan
Usahakan untuk memnghindari makanan dengan tekstur yang keras. Untuk memudahkan proses mengunyah, sebaiknya anda juga memotong makana dengan ukuran kecil. Makanan yang lenget juga sebaiknya dihindari untuk mencegah bergesernya kawat gigi.

• Periksa Rutin ke Dokter
Pasien perlu melakukan check up ke ortodontis minimal sebulan sekali, untuk memastikan kawat gigi masih terpasang dengan benar. Namun apabila anda mengalami ketidaknyaman atau bahkan kesakitan di area mulut anda, sebaiknya periksakan diri segera ke ortodontis.

Apabila anda mengalami keluhan pada gigi anda, sebaiknya anda segera menghubungi dokter gigi terdekat untuk segera dilakukan penanganan lebih lanjut.

Jika anda sedang mencari klinik gigi professional untuk menangani perawatan gigi, Imdental siap membantu anda. I’m dental Specialist clinic menawarkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut dengan tenaga medis dan peralat terbaik. Klik di sini untuk keterangan lebih lanjut.

Sumber referensi:

  • https://www.alodokter.com/perlukah-menggunakan-kawat-gigi
  • https://www.gooddoctor.co.id/hidup-sehat/info-sehat/manfaat-kawat-gigi-atau-behel/
  • https://www.halodoc.com/artikel/4-tips-merawat-kawat-gigi