6 Masalah Gigi Anak yang Harus Diwaspadai

Perawatan gigi anak tidak bisa dianggap sepele lho bunda. Apalagi jika gigi anak anda baru lahir. Anda perlu memperhatikan beberapa masalah gigi anak berikut ini:

Masalah Gigi Akibat Minum dari Botol Dot

Minum susu menggunakan botol dot mungkin terlihat wajar bagi anak-anak. Mungkin akan terasa nyaman juga bagi anak tersebut, terutama jika anak dalam posisi tiduran. Tapi anda perlu membatasi kebiasaan ini supaya tak menjadi kebiasaan.

Pasalnya minum dari botol dot yang terlalu lama bisa membuat gigi menjadi gigis. Hal ini disebabkan karena air susu yang menggenang dalam mulut bisa memicu pertumbuhan bakteri yang lebih cepat. Tak heran gigi gigis juga biasa disebut dengan karies botol.

Masalah gigi gigis ini umumnya akan menyerang gigi depan atas terlebih dahulu. Biasanya akan muncul bintik putih atau bintik kuning pada permukaan gigi. Sebelum menjadi lubang atau karies gigi, segera periksakan gigi anak anda ke dokter gigi terdekat. Di klinik gigi kami, IM Dental Specialist, memiliki poli khusus anak, sehingga anak anda merasa lebih nyaman saat pemeriksaan gigi.

Sementara itu bagi orang tua, penting bagi anda untuk mengatur jam minum susu dari botol dot bagi anak. Jika usianya sudah memungkinkan, latihlah anda anda untuk meminum susu dari gelas. Minum susu dari gelas juga bisa membantu pertumbuhan motorik anak.

Gigi Anak Berlubang

Gigi berlubang pada anak sering dikaitkan dengan konsumsi makanan manis yang berlebihan. Itu tidaklah salah, namun sebenarnya makanan apapun yang tertinggal di gigi bisa menimbulkan gigi berlubang. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mengajak anak-anaknya membersihkan gigi secara teratur.

Pada dasarnya makanan yang tertinggal di gigi akan mengundang bakteri. Lalu terbentuklah asam yang dapat menglubangi enamel gigi. Jika gigi berlubang ini terjadi pada gigi susu, maka pertumbuhan gigi permanen anak bisa terganggu.

Gigi susu berperan untuk memberikan ruang pada gigi permanen sebelum dia tumbuh. Ketika gigi susu bermasalah, maka ada kemungkinan gigi permanen untuk tumbuh miring, berjejal maupun bertumpuk.

Selain itu gigi susu yang berlubang juga bisa menularkannya ke gigi permanen yang baru akan tumbuh. Sayang sekali bukan jika gigi permanen mengalami masalah, di saat gigi tersebut baru saja tumbuh?

Peradangan Gusi atau Gingivitis

Masalah peradangan gusi berhubungan dengan masalah gigi berlubang. Jika gigi anak anda berlubang, maka infeksi bisa menjalar ke gusinya juga. Peradangan gusi sendiri juga bisa disebabkan karena plak dan bakteri yang menggerogoti sisa makanan di sekitar gigi.

Jika anak anda memiliki keluhan di sekitar gusinya, atau bahkan mengalami gusi bengkak atau berdarah, segera periksakan ke dokter gigi sebelum sakitnya bertambah parah.

Gigi Maju atau Gigi Tonggos

Bayi yang sedang menghisap jempol mungkin terlihat lucu. Tapi kebiasaan ini bukanlah kebiasaan yang baik. Ada baiknya anda mengarahkan anak anda, supaya perhatiannya teralih dari kebiasaan menghisap jempol.

Seperti yang anda ketahui secara umum, menghisap jempol bisa mengubah posisi gigi depan anak menjadi lebih maju. Di kondisi yang lebih parah, rahang anak bisa bergser, sehingga menimbulkan ketidakseimbangan antara rahang atas dan rahang bawah. Kondisi ini bisa mempengaruhi kualitas mengunyah anak di masa depan.

Tidak hanya kebiasaan menghisap jempol, kebiasaan menghisap bibir bawah dan menggunakan botol dot hingga di atas tiga tahun juga bisa menyebabkan gigi maju atau gigi tonggos. Di beberapa kasus ringan, masalah ini bisa diatasi dengan sendirinya atau self-corection. Namun jika terlalu parah, maka anda memerlukan bantuan dokter gigi untuk memperbaikinya.

Susunan Gigi yang Tidak Rapi

Ada beberapa kasus di mana susunan gigi anak menjadi kurang rapi akibat turunan genetik dari orang tua. Namun ada juga masalah gigi tidak rapi yang disebabkan karena posisi pertumbuhan gigi susu yang kurang sempurna.

Untuk gigi susu yang telalu cepat tanggal, maka dokter perlu memberikan space maintainer untuk memastikan pertumbuhan gigi permanen nantinya bisa memiliki ruang yang cukup. Sedangkan untuk gigi susu yang terlalu lama tanggal, dokter bisa melakukan prosedur pencabutan gigi susu untuk mencegah pertumbuhan gigi yang berjejal. Manapun tindakan yang dipilih, pastikan anda berkonsultasi dengan dokter gigi kepercayaan anda terlebih dahulu.

Gigi Anak yang Baru Tumbuh

Sebenarnya ini bukanlah masalah, namun prosesnya tetap harus diperhatikan dengan baik. Ketika gigi anak anda akan tumbuh, anak biasanya akan merasa tidak nyaman. Gusi anak bisa terlihat sedikit bengkak maupun kemerahan. Anak cenderung lebih suka menggigit benda keras, hingga mengalami susah tidur dan tak mau makan. Gejala ini cukup umum dialami anak-anak. Namun jika anda merasa khawatir, tak ada salahnya jika anda berkonsultasi dengan dokter gigi untuk mendapat arahan lebih lanjut.

Memeriksakan kondisi gigi anak anda sejak dini merupakan salah satu bentuk kasih sayang anda kepada anak-anak. Dengan demikian, anak anda bisa terhindar dari masalah-masalah gigi yang mengganggu penampilan maupun kesehatannya di masa yang akan datang. Imdental Klinik memahami hal tersebut. Mari berkonsultasi bersama kami untuk perawatan gigi yang terbaik.

Sumber referensi:
https://hellosehat.com/gigi-mulut/gigi-anak/penyebab-gigi-anak-rusak/
https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3536246/7-masalah-gigi-dan-mulut-yang-sering-dialami-anak-anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *