X

Pembersihan Karang Gigi dan Perawatan Gusi

Pembersihan Gigi

Membersihkan gigi secara teratur sangat penting untuk mencegah penyakit gusi. Kesehatan gigi dan gusi berkaitan erat dengan kesehatan tubuh. Gigi dan gusi yang tidak terawat dapat meningkatkan risiko penyakit di bagian tubuh lainnya. Banyak orang tidak menyadari risiko ini dan mengabaikan kesehatan mulut, padahal perawatan gigi dan gusi dapat dilakukan di rumah dengan mudah.

Agar terhindar dari masalah karang gigi dan bau mulut yang mengganggu penampilan, Anda disarankan untuk melakukan pembersihan karang gigi rutin 3-6 bulan sekali. Pada penderita diabetes dianjurkan lebih sering karena biasanya karang gigi akan lebih mudah terbentuk karena kondisi kekentalan air liur yang tinggi dan jumlahnya sedikit.

Semakin cepat karang gigi terbentuk, semakin sering kita harus melakukan pembersihan. Pembentukan karang gigi adalah proses normal yang terjadi seumur hidup. Gigi yang terasa bersih belum tentu tidak ada karang gigi.

 

Perawatan Gusi

Setelah prosedur pembersihan yang dalam, Anda dapat mengharapkan gusi dan gigi sedikit sensitif selama beberapa hari.

Mulailah dengan makanan yang sangat lembut seperti mash potato, yogurt, jus, bubur, dan perlahan-lahan mulai dengan makanan yang agak padat seperti roti dan nasi ke dalam diet Anda. Dalam dua atau tiga minggu, Anda dapat makan dengan nyaman kembali makanan renyah dan kenyal.

Dokter gigi Anda mungkin akan merekomendasikan membilas mulut Anda dengan air garam hangat beberapa kali sehari. Ini membantu membunuh bakteri mulut yang tersisa dan meredakan peradangan. Anda perlu terus menyikat gigi dua kali sehari dan membersihkan gigi setiap hari untuk mencegah bakteri mulut tetap hidup dan mendorong gusi Anda untuk melanjutkan penyembuhan.

Gunakan sikat gigi yang lembut dan jangan terlalu menekan bagian yang sakit.

Jika dokter gigi Anda meresepkan antibiotik untuk dikonsumsi setelah prosedur pembersihan mendalam, pastikan Anda meminumnya sesuai jadwal dan sampai seluruh botol yang diresepkan hilang. Berhenti menggunakan antibiotik sejak dini dapat berkontribusi pada kembalinya penyakit gusi. Saat gusi Anda sembuh setelah prosedur, Anda harus memperhatikan bahwa rasa sakit, kemerahan, dan pendarahan mulai mereda. Dokter gigi mungkin ingin menjadwalkan kunjungan lanjutan untuk mengevaluasi kembali gigi dan gusi Anda beberapa minggu setelah prosedur pembersihan dalam.

Setelah perawatan penyakit gusi, Anda harus mempraktikkan kebersihan mulut yang baik untuk mencegah penyakit gusi kembali.

Beberapa hal rutin yang bisa Anda lakukan di rumah untuk mencegah penyakit gusi:

  1. Sikat selama dua hingga tiga menit, setidaknya dua kali sehari, dengan pasta gigi berfluoride. …
  2. Gunakan benang gigi atau Floss setiap hari untuk menghilangkan plak dari tempat yang tidak bisa dijangkau oleh sikat gigi Anda. …
  3. Meskipun bukan pengganti untuk menyikat gigi dan flossing, bilas mulut dapat mengurangi plak hingga 20 persen.
  4. Makanlah makanan yang sehat
  5. Pastikan juga Anda menjadwalkan janji untuk membersihkan gigi secara teratur.

Dokter gigi dapat melihat tanda-tanda awal penyakit gusi sehingga Anda dapat mengobatinya lebih awal.